Gathering at Gubug Makan Mang Engking Bandung

Tepat tanggal 5 April 2012, aku dan temen-temen kantor ngadain pertemuan di Gubug Makan Mang Engking yang beralamat di Jalan Kopo Bihbul No. 45 Bandung. Bangunannya bekas Kopo Square. Karena sepi peminat mungkin Kopo Square tutup. Sebagian dibeli sama yang punya Mang Engking, sebagian jadi kantor pelayanan SIM dan sebagian lagi disewakan untuk keperluan pertemuan atau resepsi pernikahan.

Gubug Makan Engking ini gak langsung terlihat dari pinggir jalan, agak masuk kedalam. Tapi nggak usah khawatir kalau mau datang kesini soalnya mereka pasang spanduk yang cukup besar di gerbang masuknya. Patokannnya Holland Bakery aja. Gerbang masuknya tepat diseberang Holland Bakery.

Begitu masuk kita disambut dengan rimbunnya pepohonan dan gerbang parkir otomatis. Terus aja masuk ke ujung barulah kelihatan saungnya yang besar-besar.

 

Ada 2 pilihan tempat duduk, lesehan sama kursi biasa. Karena kita lebih dari sepuluh orang maka kita milih tempat di kursi biasa aja. Soalnya lesehan hanya cukup untuk sekitar 10 orang saja. Lebih enak lesehan sih soalnya tempatnya diatas kolam gitu.

Talking about food and menu, disini menunya cukup beragam tapi yang mendominasi adalah seafood seperti udang, kepiting dan cumi.    Kalau kita kemarin milih yang paket parasmanan untuk 30 porsi dengan menu Udang Standar Bakar Saos Madu Rp. 72.000, Cumi Cumi Goreng Tepung Saos Asam Manis Rp 180.000, Sayuran Tumis Pakcoy Rp. 112.500, Ayam Goreng Kremes Rp. 240.000, Sayur Asem Rp. 75.000,  sambal, kerupuk sama minumnya Aqua gelas. Harga minumannya berkisar antara Rp. 6.500-Rp. 15.000. Buat yang seneng kelapa muda utuh disini juga tersedia dengan harga Rp. 10.000 per porsinya. Es Campur yang porsinya cukup besar harganya Rp. 15.000.

Rasa makanannya lumayan enak, tapi aku sendiri dengan harga segitu merasa agak kurang puas. Soalnya bumbu-bumbunya kurang berasa. Yang enak itu menurutku udang bakar saos madu sama sayur asemnya aja. Cumi goreng tepungnya kurang kerasa bumbunya. Kalau gak pake saos asam manisnya cuminya terasa hambar karena gak pake bumbu ditepungnya. Sayurannya terlalu lama dimasak jadi terlalu layu. Rasa ayamnya juga kurang terasa rempahnya. Kremesnya juga biasa aja, masih enakan di Ayam Goreng Suharti.

Sebenernya penasaran sama rasa kepitingnya. Pengen negbandingin antara buatan Mang Engking sama seafood di kaki lima biasa aku makan. Sayangnya kita nggak pesen itu. Mungkin lain kali kalau kesini lagi.

Well, biarpun begitu suasana disana memang enak karena banyak saung-saung besar dan kolam ikan. Nggak berasa kayak ditengah kota. Tempatnya cukup bersih, toiletnya juga bersih, hanya kalau habis cuci tangan diwastafel nggak ada lapnya aja,hehe…

Oiya..buat yang hobi mancing disini juga bisa. Cukup mengeluarkan uang Rp. 25.000/kg ikan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s