Malam Minggu Makan Ramen di Ramen House Dago

Ah! weekend adalah waktunya untuk sedikit melepaskan penat dengan sedikit memuaskan hasrat berkuliner ria! hehe..

Malming tanggal 15 September 2012 kemaren kebeneran aq di sms sama salah satu sahabatku untuk nemenin dia beli baju untuk acara kantor. Dan seperti biasa habis pulang kantor langsung ketemu di BIP, as always, hehe… Udah jadi nol kilometer kita kalau mau kemana-mana pasti mampir dulu kesini. Setelah beberapa lama nyari ternyata gak nemu baju yang sesuai dengan selera sobatku.

Karena dari siang belom makan aku ngajak dia makan. Sempet bingung mau makan dimana. Sobatku nyaranin buat makan di Ramen House di Dago. Dia belum pernah makan disana, aku juga sama. Jadilah kita meluncur dari Jalan Merdeka menuju Jalan Dago, tepatnya sebelah salon Memory.

Mmm..ketika sampai kita diambilin nomor meja yang letaknya ada di meja kasir oleh salah seorang pelayan. Lalu kita memilih tempat duduk untuk dua orang. Mejanya pas banget buat dua orang. Kita pun mulai memilih menu. Daftar menunya berupa 2 kardus duplek, satu untuk menu makanan & dessert, satu lagi untuk menu minuman.

Menu minuman di Ramen House Dago

Setelah melihat menunya aku putuskan untuk memesan Tomyam Ramen, harganya Rp. 12.000  dengan kepedasan level 5 (ada level 1 sd. 5) Aku pede aja pesen level 5 karena dari pengalaman aku makan ramen rasa pedas level tertinggi masih bisa ditoleransi ;P Kalau sobatku pesen Gyu don buri Rp. 17.000. Untuk menghilangkan haus kita sama-sama pesan lemonade Rp. 10.000.

Meskipun dari namanya Ramen House anehnya disini hanya menyajikan tiga jenis ramen saja! Aku kira bakal banyak jenisnya karena namanya aja Ramen House. Buat penyuka sushi atau chiken katsu jangan khawatir, disini juga ada. Ada ice cream, pan cake dan roti panggang juga.

Beberapa menit kemudian pesanan pun datang

Tomyam Ramen

 

Gyu donburi

Pertama aku cicipi kuah ramennya, lumayan kerasa rasa tomyamnya. Pedes, asem dan ada sedikit manis. Seger. Mienya juga enak. Hanya sayang walaupun namanya tomyam yang identik dengan seafood seperti udang, kepiting,kerang atau ikan, disini gak ada sama sekali. Toppingnya hanya wortel, daun bawang dan sedikit irisan jamur kuping ;( Padahal setidaknya aku mengharapkan ada udang kecil kek, biarpun hanya sebuah atau dua buah,hehe… Oia kalau mau nambah topping kita mesti nambah Rp.5.000.

Gyu don buri ternyata gak seperti tampilan donburi di Tokyo Connection yang ditaro disemacam pot. Disini disajikan didalam mangkok seperti ramen. Namun dari isi gak jauh beda hanya rasanya entah karena gak sempet minta nyicip,hehe..

Overall…lumayanlah untuk harga segitu. Porsinya juga pas, gak kebanyakan & gak terlalu sedikit. Minumannya juga lumayan soalnya lemonadenya pake gelas gede ;P

Tadinya mau pesen dessert yaitu melted chocolate bla..bla.. ,aku lupa namanya apa tapi dari namanya kayaknya enak. Tapi kata mbanya belum ada. Sempet sedikit kecewa, terus kalau belum ada menu tersebut sebaiknya dicoret dari list atau diberi tahu sebelumnya.

Segi pelayanan, lumayan, dari segi tempat sih agak kecil & yang menonjol adalah hiasan lampion2nya aja. Cuma buat harga yang sangat murah sebandinglah dengan yang didapat 😉

Moring adalah Nama Keripik

Namanya memang belum setenar keripik singkong atau kentang. Bisa dibilang masih pendatang baru dijagad camilan,hehe…

Aku yakin beberapa diantara kalian ada yang baru mendengar namanya atau pernah memakannya atau bahkan belum pernah mendengar apalagi mencoba memakannya. Sebenernya tak ada yang terlalu istimewa dari keripik ini, malah sekilas bila kita makan moring yang rasanya asin, bentuknya mirip kerupuk mentah,hehe… Kalau yang rasa pedas bentuknya seperti keripik kebanyakan. Mau tau moring seperti apa?

Moring Rasa Pedas

Soal rasa, moring ini berbeda dengan ketempleng atau keripik yang berasal dari olahan singkong lainnya. Rasanya ya..rasa moring,hehe… Renyah, enak dan gak terlalu berminyak.

Aku makan moring baru dua kali dan itupun bukan aku beli sendiri karena di Bandung masih jarang. Moringnya oleh-oleh dari salah satu bibiku yang tinggal di Garut. Jadi yang aku makan itu Moring asgar alias asli Garut. Menurut bibiku keripik ini lagi happening di sana.

Moring Asli Garut

Kalau penasaran dan kalian kebetulan lagi main ke Garut gak ada salahnya buat beli keripik ini. Bisa dijadikan oleh-oleh tambahan dari Garut yang kesohor sama dodol, kerupuk kulit dan chocodot. Soal harga moring aku nggak tau, lupa nanya sama yang ngasih,hehe..

Selamat mencoba ;P

Menangisi diri sendiri

Merasa tak mampu menerima cinta seorang pria

Usah pertanyakan mengapa

Akupun tak tahu jawabannya

Apa mungkin masih logika berkuasa

Hingga hati tak tersentuh

Bukan…

Aku tersentuh dengan perhatianmu, pedulimu

Sayangmu…

Hanya mungkin hatiku belum cukup terbuka untuk menerima itu semua

Masih tak tahu apalagi yang aku cari

Sampai semuanya seperti ini aku tak mampu memperbaiki

Andai semuanya dapat dipelajari

Ada rumusan hingga aku mampu menyelesaikannya

Agar cita-cita bahagia dapat tercipta

Tuhan, aku tahu Engkaulah yang maha mengetahui

Segala  yang kuperlukan dan kuinginkan

Ku hanya bisa berusaha dan berdoa

Akhirnya Engkaulah yang menentukan apa dan siapa

Yang terbaik untukku

 

#untuk seseorang disana, aku harap engkau mengerti…