Bagel Sunda sama Bagel Eropa

Beberapa waktu yang lalu, ibuku pulang dari sebuah acara pengajian rutin ibu-ibu di komplek rumah. Kebiasaan di lingkunganku,mungkin dilingkungan kalian juga, biasanya si empu yang ngadain pengajian memberikan kue-kue ataupun nasi kotak untuk dibawa pulang.

Nah, kebetulan waktu itu kita dapet nasi kotak beserta lauk pauknya namun bernuansa Jepang, semacam Hokben tapi ini bukan dari Hokben soalnya gak ada logo hokben di styrofoamnya. Isinya ada coleslaw (serutan wortel sama kubis trus dikasih mayonaise), nasi, saos sambal dan tiga buah gorengan yaitu egg chiken roll sama shrimp roll kalau ga salah. Ketika dimakan rasa gorengannya udah keras, ibuku bilang ngabagel (artinya mengeras dalam bahasa Sunda).

Tiba-tiba dari kejadian tersebut aku jadi teringat nama roti khas orang-orang Eropa, Bagel, yang konon katanya rasanya juga keras, dan memang itulah ciri khasnya. Hmmm…apakah ada hubungannya antara Sunda sama Eropa? Atau mungkin ada orang Sunda yang pernah makan Bagel yang teksturnya keras sehingga pas makan makanan yang mulai mengeras mereka juga menyebutnya bagel?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s