Uh..lalala…cheese cake buatan The Harvest Patissier & Chocolatier

coklat cheese cake

Uh…lalala, apakah kamu pecinta cheese cake? mmm, kalo jawabannya iya, berarti sama dong kayak aku,hehe… Foto cake diatas adalah cheese cake dari The Harvest Patissier & Chocolatier cabang Bandung. Selain di Bandung ada di Jakarta sama Surabaya. More info http://www.harvestcakes.com/home/

Kebetulan pacar adikku ultah dan adikku menjadikan beberapa slice cheese cake sebagai kue ultahnya,hehe… dan diriku juga kecipratan dapet satu slice. Udah lama banget pengen nyobain cheese cake dari The Harvest yang banyak diomongin orang-orang karena kuenya yang enak-enak.

Dan para pemirsa setelah aku coba kuenya ternyata memang enak! Rasanya creamy banget, lembut, rasa coklat sama kejunya sama-sama dominan. Namun agak giung kalau orang Sunda bilang. Giung itu kira-kira artinya rasa yang berlebihan untuk suatu makanan. Kalo yang gak suka cheese cake disarankan untuk tidak memakannya tapi buat penggila cheese cake, yang satu ini pantas dicoba.

Oia aku juga nyoba cheese cake rasa tiramisunya. Kalau kata aku sih lebih enak yang rasa tiramisunya…

Dan untuk soal harga memang diatas dari Cheese cake buatan Breadtalk dan Cizz. Kisaran harga per slicenya yaitu Rp. 20.000 tapi tergantung jenis kuenya juga sih. Kalau mau beli satu loyang secara utuh mending liat-liat dulu aja di sitenya biar kue yang dibeli sesuai dengan keinginan. Karena harga per loyangnya dihargai Rp.100.000 ke atas. Tertarik buat nyoba? 🙂

 

Cheese Cake From Richeese Factory

Familiar dengan wafer keju berbentuk panjang dan bungkusnya warna kuning gak? Buat kamu yang masih sekolah atau remaja pasti merasa familiar. Kalau yang udah dewasa kayak aku, kayaknya gak banyak yang tau… Sewaktu masih dikantor yang dulu aku lumayan sering jajan wafer keju ini sebelum makan siang di kantin kantor sambil menunggu pesanan makanan datang. Bentuknya kayak gini, nih…

Richeese Wafer

 

Gimana, setelah melihat gambarnya pasti tau!

Produk diatas merupakan salah satu produk dari Kaldu Sari Nabati Bandung. Wafer ini sempet ‘nge hits’ di kantin kantor dan selalu soldout! Bukan berarti semua karyawan di kantor pada doyan tapi karena di belakang kantor kita ada Taman Kanak-kanak yang setelah pulang sekolah muridnya pasti jajan di kantin.

Aku sendiri sempet menjadi penggandrung wafer ini selama beberapa bulan karena rasanya yang enak & kejunya sangat terasa. Namun setelah lama ada aku jadi berhenti soalnya rasanya kok udah gak seenak waktu pertama ada. Entah memang resepnya berbeda atau ada salah satu bahan yang dikurangi yang jelas rasanya jadi beda.

Melihat sangat suksesnya penjualan wafer tersebut, mereka pun jadi banyak mengeluarkan produk baru berupa biskuit dengan taburan keju(Delis), Richeese ahh, Nabati sipp, Bretos, dll. Dan mereka membuka Richeese Factory, sebuah restoran cepat saji yang masih mengandalkan keju sebagai ciri khasnya. Sekarang, sepengetahuanku baru ada di Bandung yaitu di Parisj van Java Mall dan Istana Plaza. Salah satu menunya adalah ayam goreng plus nasi dengan saus keju yang bisa dicocol, bakso keju, cheese cake, dll. (agak mirip kayak Mc. D sama KFC)

Paling menarik minatku adalah cheese cake. Aku penasaran ingin nyobain, apakah seenak produk mereka yang sudah ada, setara dengan cheese cake yang biasa dijual di toko kue atau biasa saja. Oia ada beberapa rasa yang bisa kamu pilih, ada Original, Tiramisu, Cookies dan blueberry. Cakenya ditaro dalam mini cup dan ada tutupnya juga.

Aku nyobain rasa original dan tiramisu. Dan…….. setelah aku coba rasanya..mmmm…agak mengecewakan. Kenapa?

Rasa cream cheesenya kurang terasa, malah cenderung manis padahal aku makan yang original. Udah gitu di beberapa layernya ada sukade yang menambah rasa manis. Garnishnya juga adalah manisan ceri masih utuh dengan tangkai yang lagi-lagi menambah rasa manis. Dan yang tiramisu pun rasanya manis dan rasanya hampir serupa dengan yang original.

Richeese Cake Original

Richeese Cake Tiramisu

Ekespetasiku sih melebihi cheese cake di Breadtalk dan Cizz Cake. But…dengan harga Rp. 6.000 per cup. Yah..lumayanlah. Cocok banget buat penyuka manis.

Sebenernya recommended menu di Richeese Factory ini adalah spicy chiken wing yang punya lima level rasa pedas. Mulai dari level 1 sampai level 5. Temenku dan adikku bilang rasanya bener-bener pedessss!!!! Well…later, bakal aku coba ah!!!!!

Breadtalk vs Cizz Cake

Beberapa bulan yang lalu aku pernah beli a slice of cheese cake di Breadtalk cabang Istana Plaza, Jl. Pasirkaliki, Bandung. Cheese cake yang dijual eceran ini rasanya hanya ada blueberry. Satu potongnya kalau gak salah harganya masih Rp. 14.000.-, kalau sekarang gak tahu berapa.

Breadtalk Cheese cake

Aku bawa pulang dan dibungkus dengan kardus putih mini yang bisa ditenteng. Begitu nyampe rumah aku gak sabar buat melahapnya. Pas masuk mulut,mmmm…yummy! Lembut banget dan gurihhhh*lebay gak sih? Tapi yang aku rasain memang seperti itu.

Pengennya sih nyobain rasa yang lain tapi yang dijual eceran/slice hanya satu rasa, mungkin kalau pesen bisa minta rasa yang lain. Hasil googling sih ada rasa orange, biskuit,dll.

Rasanya dari situ belum puas makannya, pengen beli lagi tapi tempatnya jauh!!! hehe…

Nah, dua hari yang lalu tepatnya hari minggu tanggal 8 Mei 2011, aku sama sepupuku, lala gak sengaja mampir ke Cizz Cake di Jl. Laswi No. 1A, deket perempatan Jl. A. Yani. Tadinya kita gak akan kesini, berhubung suami sepupuku pengen beli kaos bola di Stadion Siliwangi jadilah kita mampir.

Di Cizz Cake varian rasanya lebih banyak dibandingkan dengan di Breadtalk. Mungkin karena Cizz Cake memang toko spesialis menjual Cheese Cake meskipun menjual juga kue kering dan beberapa olahan dari keju.

Varian rasa yang bisa kita pilih yaitu : Cookies & Cream Cheese, Caramel, Tiramisu, Blackcurrant, Rum Raisin, Cake Brownies dan ada beberapa yang lainnya. Harga satu slicenya dibanderol Rp. 16.500,- . Sedikit lebih mahal dibandingkan dengan yang di Breadtalk. Menurut pengamatanku, sih, ukurannya memang lebih gede yang di Cizz Cake tapi dari segi rasa lebih enak buatan Breadtalk. Cheese cake di Cizz Cake kurang smooth, adonannya masih ada yang grinjul2 atau sedikit berbutir. Dari segi bentuk pun lebih rapi di Breadtalk.

Lala beli yang rasa Blackcurrant dan aku rasa Cookies and Cream Cheese. Yang Lala beli bukan di jual perslice tapi per cup (kayak tempat puding), diatasnya ada ganish satu buah anggur dan strawberry yang di iris tipis-tipis, lapisan jeli rasa strawberry, lalu lapisan creamcheesenya. Rasanya seger dan sangat terasa buah-buahannya. Rasanya creammy namun seger. Sedangkan yang aku bentuknya slice, tebal dan ada tiga lapis. Lapis pertamanya whipped cream yang sedikit dicampur dengan biskuit Oreo yang dihancurkan, lapis keduanya cream cheese yang masih ada adonan yang berbutir, lapis ketiga cake brownies tipis. Garnishnya biskuit Oreo setengah butir yang ditempel dibagian samping. Rasanya lumayanlah dan bikin kenyang juga.

Di Cizz Cake kita bisa makan ditempat karena disediakan tempat duduk. Mau dibawa pulang juga bisa, nanti dibungkus dengan plastik kotak transparan dan dikasih keresek putih dengan tulisan Cizz Cake kecil dibagian tengah.

Ah, jadi pengen makan cheese cake!!!

Note : Gambar diambil dari Google tapi saya tidak tahu dari situs apa, makasih ya 🙂